Otomo Highlights

5 Tradisi Unik Merayakan Imlek di Indonesia

Perayaan tahun baru Imlek merupakan perayaan yang ditunggu, tak hanya di Indonesia melainkan di Dunia salah satunya di negara Asia. Bukan hanya dekorasi yang serba berwarna merah, perayaan tahun baru imlek mempunyai makna yang berarti untuk memulai tahun yang baru dengan hal-hal positif. Seperti di Indonesia, warga Tionghoa di Indonesia bersukacita menyambut tahun baru imlek 2020 yang ditandai dengan tahun Tikus Logam dengan cara unik di setiap kotanya.

Merayakan imlek dengan tradisi Grebeg Sudiro, Solo

Grebeg Sudiro, Solo, Sumber : Tirto

Di Solo, masyarakat setempat memiliki perayaan yang diadakan setiap tahun untuk menyambut tahun baru imlek. Bagi yang belum tahu, Grebeg Sudiro merupakan perayaan budaya yang memadukan kebudayaan dari etnis Tionghoa dan Jawa yang pada umumnya dimeriahkan oleh tarian, adat keraton, kesenian barongsai, pakaian tradisional. Perayaan Grebeg Sudiro digelar di sepanjang Sudiroprajan, biasanya diakhiri dengan arak-arakan disepanjang jalan dan berhenti di klenteng Tien Kok Sie, Pasar Gede, Solo. Puncak dari acara Grebeg Sudiro yaitu memperebutkan hasil bumi seperti makanan yang sudah disusun berbentuk gunung, warga sekitar yang mengikuti Grebeg Sudiro pun berebut untuk mendapatkannya. Dengan tradisi Grebeg Sudiro sebagai salah satu wujud keharmonisan antar etnis yaitu etnis Tionghoa dan etnis Jawa.

Mandi Bersama di Tujuh Sumur, Depok

Mandi Bersama di Vihara Gayatri, Depok

Kalau di Solo mempunyai acara tahunan dengan Grebeg Sudiro, warga di Depok punya cara sendiri untuk merayakan pergantian tahun baru imlek dengan mandi bersama di Tujuh Sumur yang terletak di Vihara Gayatri. Sumur-sumur ini dipercaya oleh masyarakat sekitar memiliki kekuatan yang dapat menyembuhkan penyakit, mendatangkan jodoh, rejeki bahkan sampai menolak malapetaka. Jika kalian berkunjung ke Vihara Gayantri untuk mandi di tujuh sumur, kalian dapat mengikuti beberapa langkah-langkah yang tertera pada papan petunjuk yang ada. Kalian cukup menyiram tubuh menggunakan gayung dengan menyiram tubuh kalian dengan masing-masing tujuh gayung di setiap sumurnya. Jangan lupa untuk menjaga jarak tubuh dengan sumur ya, agar air siramanmu tidak masuk ke sumur lagi.

Berbasah-basahan dengan perang air, Riau

Perang Air, Riau

Setiap tahun ada acara yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat di Riau saat menjelang pergantian tahun baru imlek. Acara yang dimana masyarakat Riau berbasah-basahan dan saling menyiramkan air dengan menggunakan ember, gayung maupun tembak-tembakan yang berisikan air, masyarakat sekitar menyebutnya dengan acara Cian Cui. Tak hanya etnis tionghoa saja yang merayakan acara Cian Cui, melainkan seluruh masyarakat Riau setempat juga bersama-sama memeriahkan dan merayakan acara perang air ini.

Tradisi Menegangkan dan Ekstrem Tatung, Singkawang

Tradisi Ekstrem Tatung, Singkawang

Tatung merupakan tradisi yang dilakukan oleh masyarakat di Singkawang saat menyambut pergantian tahun baru Imlek setiap tahun. Tradisi tatung ini memang berbeda dengan tradisi lainnya, faktanya tradisi ini menggunakan benda tajam untuk menusuk bagian anggota tubuh seseorang. Arti Tatung yang berasal dari bahasa Hakka yaitu dirasuki oleh roh dewa atau leluhur, tradisi Tatung dipercaya ketika seorang melakukan tatung maka mereka tak akan terluka karena tubuh seorang tatung dirasuki oleh roh dewa atau leluhur mereka. Biasanya tradisi ini dilakukan saat Cap Go Meh yang jatuh pada hari ke 15 setelah pergantian tahun baru imlek. Karena tradisi ini unik, ekstrem dan lekat dengan Singkawang, Tak heran setiap tahunnya banyak turis domestic dan internasional untuk datang melihat dan hadir untuk melihat tradisi Tatung ini.

Beramai-ramai Menyambut Pergantian Tahun Baru Imlek, Bogor

Pawai Street Festival, Bogor

Untuk menyambut tahun baru Imlek 2571 yang jatuh pada tanggal 25 Januari 2020, Kota Bogor mempunyai acara Bogor Street Festival yang diadakan setiap tahun. Acara ini diisi dengan parade seperti pertunjukan Liong & Wushu, pertunjukan Barongsai, serta festival seni dan budaya. Biasanya acara Bogor Street Festivaldilaksanakan di jalan Suryakencana dimulai dari Vihara Dhanagun hingga berakhir disimpang tiga jalan Siliwangi.

Perayaan pergantian tahun baru Imlek di setiap kota dan negara memiliki keunikannya masing-masing, mereka memiliki cara untuk menyambut tahun baru imlek dengan cara yang unik dan berbeda. Untuk menyambut tahun baru imlek bukanlah karena bagaimana cara mereka merayakan melainkan dengan sikap toleransi terhadap sesama yang membuat itu menjadi unik dan berbeda.

Imlek memang kerap didominasi dengan warna merah, seperti baju merah, hiasan dan dekorasi berwarna merah, serta angpao yang berwarna merah. Taukah kamu aturan serta tradisi dari pembagian angpao tersebut ?

Angpao

Angpao tahun Tikus

Siapa yang tidak tahu angpao atau biasa dikenal juga dengan Hong Bao, amplop berwarna merah yang dapat membuat seseorang mendapatkannya bahagia layaknya mendapatkan hadiah karena berisikan uang. Angpao  sendiri menggambarkan kebahagiaan dan semangat serta pembawa nasib baik. Angpao juga memiliki aturan loh, yang dapat memberikan angpao hanya mereka yang sudah menikah dan memberikannya kepada anggota keluarga yang lebih muda seperti saudara lebih muda, adik, anak, keponakan bahkan cucu. Dan untuk jumlah atau nominal uang untuk angpao juga memiliki aturan loh seperti nominal harus genap karena kalau nominal tersebut ganjil ditandai untuk kematian. Jadi kamu udah siap belum nih untuk mendapatkan angpao di tahun ini ?

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: