Otomo Highlights Ships Tips Travel

Bermalam di Labuan Bajo, Kapal Penisi

Labuan Bajo merupakan destinasi wisata yang menarik perhatian dunia, tak heran bahwa Labuan Bajo menjadi perbincangan oleh turis mancanegara maupun turis lokal beberapa tahun belakangan ini. Bahkan kabarnya Bapak Presiden Indonesia yaitu Bapak Joko Widodo merencakan bahwa Labuan Bajo akan menjadi destinasi wisata Super Premium. Pemerintah sangat memperhatikan destinasi wisata yang satu ini, bahkan pemerintah dan masyarakat sekitar menjaga destinasi wisata yang ada di Labuan Bajo. Tak hanya menjadi mata pencarian untuk warga atau masyarakat sekitar melainkan menjaga salah satu keindahan yang ada di Indonesia dan jangan sampai dirusak oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.

Tapi tahukah kamu destinasi unggulan yang wajib kamu kunjungi saat di Labuan Bajo dan apa saja yang harus kamu lakukan saat berlibur di Labuan Bajo ? Berikut destinasi wisata Labuan Bajo yang dapat kamu kunjungi:

Pulau Komodo

Hewan Komodo

Tau kah kamu Pulau Komodo merupakan habitat asli dari reptil yang dilindungi dan hampir punah yaitu Komodo. Pemerintah tak tinggal diam dan menyadari keberadaan komodo, Pulau Komodo pun menjadi Kawasan Taman Nasional Komodo dan dikelolah oleh pemerintah. Diisukan batal untuk menutup Taman Nasional Komodo, pemerintah berencana untuk mentarifkan tiket masuk dengan harga yang fantastis yaitu seharga 14 juta.

Tapi jangan khawatir, kalian masih tetap dapat mengunjungi Pulau Komodo dengan tarif normal yaitu IDR 75.000 untuk turis lokal dan IDR 250.000 untuk turis mancanegara. Jika kalian mengunjungi Pulau Komodo pastikan kalian berkeliling dipulau ini untuk melihat Komodo langsung di habitat aslinya dan jangan lewatkan untuk berfoto dengan reptil satu ini.

Destinasi lain yang  bisa kalian kunjungi saat di Labuan Bajo yaitu Pulau Padar.

Pulau Padar

Pulau Padar, Labuan Bajo

Pulau yang satu ini terkenal dengan keindahan berbukitan yang mengelilingi lautan. Tak sedikit yang mendaki bukit ini untuk dapat mengabadikan momen mereka dengan berfoto dipuncak bukit untuk mendapatkan pemandangan pulau yang dikelilingi bukit-bukit disekitaran laut.

Kalian akan melihat pemandangan rumput-rumput hijau disertai ilalang saat kalian mendaki bukit-bukit di pulau padar. Untuk mendaki bukit di Pulau Padar, kalian hanya perlu menaiki lebih dari 300 anak tangga. Lelah saat mendaki pun terbayar saat anda melihat pemandangan dipuncak bukit pulau padar.

Jika sudah dipuncak pulau padar, kalian juga dapat melihat Pulau Rinca. Letak kedua pulau hanya dipisahkan oleh Selat Lintah. Labuan Bajo memang terkenal dengan air laut dan pasirnya yang masih putih, bersih dan bening. Tapi Labuan Bajo juga memiliki pantai dengan air laut dan pasir berwarna merah muda, yaitu Pantai Pink.

Pantai Merah / Pink Beach

Pantai Merah atau Pantai Pink, Labuan Bajo

Pantai yang dipenuhi oleh pecahan batu karang yang berwarna merah diseluruh pasirnya membuat pantai ini disebut dengan Pantai Merah atau juga dikenal sebagai Pink Beach. Warna merah pada pecahan batu karang disepanjang pantai ini menghasilkan warna merah muda. Keunikan Pantai ini pun membuat wisatawan berbuat perbuatan yang tak patut ditiru, kabarnya pantai ini mulai dijaga kelestariannya dikarenakan umumnya pecahan batu karang yang ada di pantai ini kerap dicuri oleh wisatawan.

Pemerintah memberikan sanksi paling ringan berupa penyitaan saat wisatawan tertangkap membawa pasir, karang dan kerang saat di Bandara Labuan Bajo. Barang sitaan pun dikembalikan ke Pantai Pink agar wisatawan lain dapat menyaksikan keindahan pantai ini.

Jadi jika kalian berlibur dan mengunjungi pantai pink, jangan sampai melakukan hal yang tak patut ditiru tersebut ya. Sayangkan kalau kelak suatu hari nanti saudara/keluarga/kerabat kita berkunjung ke pantai ini tidak sesuai dengan nama nya yaitu Pantai Merah karena banyak yang mencuri keindahan alam tersebut.

Tak melulu dengan pantai, kalian juga dapat menjumpai desa adat yang ikonik saat berlibur di Labuan Bajo yaitu Wae Rebo.

Wae Rebo

Desa Adar Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur

Desa adat yang terletak diatas pegunungan atau sama dengan 1.200 meter diatas permukaan laut seperti desa di atas awan. Jika kalian datang ke desa Wae Rebo kalian akan menjumpai 7 rumah adat yang membentuk kerucut dengan struktur yang cukup tinggi. Mbaru Niang merupakan nama dari rumah adat di Wae Rebo, bangunan dengan tinggi sekitar 15 meter ini pernah diberikan penghargaan oleh UNESCO pada tahun 2012 silam.

Waktu yang ditempuh untuk menuju desa adat Wae Rebo yaitu 3 jam dengan jalur mendaki. Jika kalian sudah di desa adat Wae Rebo, sempatkan untuk bermalam di desa ini. Di Wae Rebo terdapat Mbaru Niang yang dikhususkan untuk tamu yang bermalam di desa ini, kalian akan merasakan kedekatan tak hanya dengan warga di desa tersebut melainkan dengan tamu-tamu lainnya.

Desa Adat Wae Rebo, Nusa Tenggara Timur

Wae Rebo selalu ditutupi kabut di pagi hari, jika kalian beruntung maka ada hari-hari tertentu warga desa Wae Rebo melakukan upacara adat yang akan menjadi pengalaman yang sangat diingat.

Selain desa adat Wae Rebo yang akan menjadi pengalaman indah kalian dalam hidup karena tidak semua orang sanggup untuk sampai ke desa ini. Di Labuan Bajo juga terdapat tempat yang akan menjadi kenangan indah bagi kalian, yaitu Manta Point

Manta Point

Menyelam dan Berenang bersama Manta Ray

Seperti namanya Manta Point, tempat ini merupakan tempat bertemunya ikan pari khas Indonesia bagian Timur yaitu Manta Ray/ Manta Rhei. Tak hanya bertemu, kalian juga bisa berinteraksi dengan para ikan Manta disini. Jika kalian dapat berenang, kalian mendapat keuntungan lebih yaitu kalian bisa berenang dan berfoto bersama para Manta dan dapat berfoto di tengah sekelompokan ubur-ubur serta kalian dapat menyelam atau pun bersnorkling dengan Manta dan melihat keindahan pemandangan bawah laut.

Diharapkan untuk memakai baju renang yang tertutup dan berhati-hati dengan pada ubur-ubur saat menyelam dan berenang dikarenakan kemungkinan besar kalian akan tersengat oleh ubur-ubur. Tapi jangan panik, kalian dapat meminta bantuan orang sekitar dan penjaga perahu untuk mengatasi sengatan ubur-ubur tersebut. Jika kalian tidak bisa berenang, jangan khawatir kalian juga tetap dapat bisa menyaksikan para Manta dari atas perahu.

Labuan Bajo disebut-sebut sebagai surga tersembunyi, tak hanya dapat berenang dengan para ikan Manta di Manta Point. Kalian juga dapat menjumpai tempat yang belakangan ini menjadi perbincangan dikarenakan sempat didatangi oleh Bapak Presiden Joko Widodo yaitu Goa Batu Cermin.

Goa Batu Cermin

Goa Batu Cermin, Labuan Bajo

Goa yang memiliki luas sekitar 19 hektar dan tinggi kurang lebih 75 meter dengan panjang 200 meter, menjadi perbincangan akhir-akhir ini. Goa Batu Cermin dipenuhi dengan batu-batu stalagtit dan stalagmit menarik perhatian wisatawan. Kabarnya terdapat penampakan relief di dalam goa yang jika dilihat dengan jelas berwujud patung Bunda Maria. Tak hanya relief, kalian dapat menemukan spesies peninggalan jaman dahulu dan beberapa fosil satwa laut.

Terletak di bukit batu, goa terowongan ini semulanya berada di bawah laut dan setelah melewati lebih dari jutaan tahun goa ini pun terangkat ke permukaan darat. Maka dari itu, dinding goa terlapisi kandungan garam yang dapat memantulkan sinar matahari.

Kapal Penisi, Labuan Bajo

Untuk berlibur di Labuan Bajo, kalian dapat mencoba rasanya bermalam di Kapal Penisi. Akan lebih hemat juga kalian berlibur dengan teman-teman atau keluarga dengan jumlah orang yang cukup banyak. Kalian hanya perlu mengeluarkan biaya sebesar IDR 42.400.0000 untuk maksimal penumpang 14 orang dalam satu kapal dengan durasi dua malam satu hari, dan jangan khawatir karena perjalananmu saat berlayar akan ditemani oleh staff yang akan membantu serta melayani kebutuhanmu saat berlayar.

Dengan harga tersebut, fasilitas yang diberikan juga sangat banyak seperti terdapat 4 ruang kamar tidur yang dilengkapi AC dengan dilengkapi kamar mandi di setiap masing-masing kamar tidur. Jika kalian ingin snorkeling, kalian tak usah repot-repot membawanya karena alat snorkeling juga telah disediakan.

Pemandangan di Labuan Bajo, dari Kapal Penisi

Kalian akan dijemput dari kalian sampai dibandara Labuan Bajo, diantar ke kapal dan difasilitasi dengan sarapan, makan siang hingga makan malam. Tak hanya itu, kalian akan diantarkan ke tempat-tempat yang kalian ingin datang. Liburan menjadi sangat intim, terjangkau dan mewah, layaknya berlayar dengan kapal pribadi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: