Otomo Highlights Tips Travel

Indonesia, The Halal Tourism Paradise

Hai Sobat Muslimin dan Muslimah, Jika kalian ingin liburan tentunya kalian sudah tau bukan destinasi wisata mana yang ingin kamu pilih untuk berlibur. Indonesia sedang memajukan bidang pariwisata dengan mengajak turis mancanegara maupun masyarakat lokal untuk berlibur dan menikmati wisata di Indonesia. Dan salah satu yang menjadi fokus untuk pariwisata Indonesia adalah Wisata Syariah atau Wisata Halal.

Wisata Syariah atau wisata Halal tak jauh berbeda dengan wisata pada umumnya, yang membuat berbeda yaitu bahwa wisata ini mengedepankan konsep syariah. wisata Syariah sangat memperhatikan dan memudahkan wisatawan muslim untuk memenuhi kebutuhan berwisata dengan Islami. Hal-hal yang menjadi fokus pada wisata syariah ini yaitu terdapat tempat makan yang bersetifikasi Halal, tersedianya Masjid atau Musholla ditempat umum, memiliki kolam renang terpisah antara pria dan wanita serta hotel Halal.

Hingga saat ini Indonesia memiliki sepuluh destinasi wisata Halal seperti Lombok, Aceh, Jakarta, Sumatera Barat, Yogyakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, Sulawesi Selatan, Jawa Timur. Salah satu destinasi wisata Halal yang mendapat penghargaan sebagai World Halal Travel Award (WHTA) pada 2015 dan menjadi World Best Halal Tourism Destination yaitu Lombok.

Lombok merupakan destinasi wisata Halal yang memiliki lebih dari 60 restoran halal bersertifikat dan memiliki lebih dari 8000 bangunan Masjid. Tak hanya itu, Lombok juga dilengkapi dengan 60 hotel bersetifikat halal serta menjadi World Best Halal Honeymoon Destination dengan rata-rata masyarakat di Lombok mayoritas beragama Islam.

Salah satu destinasi wisata halal yang ada di Lombok yaitu Gili Trawangan, dan Kepulauan Gili ( Meno, Air, Nangu).

Gili Trawangan dan Kepulauan Gili (Meno, Air, Nangu)

Gili Trawangan, Lombok, Indonesia

Gili Trawangan dan Kepulauan Gili (Meno, Air, Nangu) adalah salah satu pulau yang ada di Lombok yang dikenal dengan laut biru, pantai bersih, pasir putih dan keindahan bawah lautnya. Tak heran tempat ini ramai didatangi turis mancanegara maupun turis lokal hanya untuk menikmati keindahan bawah laut dari pulau ini. Namun Gili Trawangan dan Kepulauan Gili sudah menjadi salah satu destinasi wisata Halal, dan mengeluarkan peraturan berupa larangan memakai bikini. Sebelum anda ke Gili Trawangan dan Kepulauan Gili, yang harus kalian tahu bahwa kehidupan di Gili Trawangan tidak diperbolehkan adanya kendaraan berbahan bakar. Maka tidak ada kendaraan seperti mobil maupun motor, masyarakat sekitar menggunakan sepeda dan delman kuda sebagai transportasi mereka. Masyarakat Gili dan Kepulauan Gili sangat lah menjaga lingkungan alam sekitar mereka.

Banyak wisatawan yang datang ke Gili Trawangan serta Kepulauan Gili untuk menikmati keindahan pulau serta menjelajahi wisata bawah lautnya. Tak sedikit juga yang datang hanya untuk bersantai menikmati ketenangan pulau ini. Untuk kalian yang ingin bermain atau berenang di pantai dengan pakaian yang tertutup, kalian juga bisa mengenakan pakaian renang khusus untuk kalian yang berhijab yaitu Burkini.

Tempat selanjutnya yang biasa dikunjungi untuk wisata halal, selain Gili Trawangan dan Kepulauan Gili seperti Gili Meno, Gili Air, dan Gili Nangu yaitu Taman Narmada.

Taman Narmada

Taman Narmada, Lombok Barat, Indonesia

Terletak di desa Lembuak, Lombok Barat, Taman Narmada dibangun oleh Anak Agung Ngurah Karangasem pada tahun 1727. Menurut Sejarah, Taman Narmada merupakan replica dari Gunung Rinjani dikarenakan sang Raja tak sanggup lagi untuk mendaki Gunung Rinjani untuk berdoa. Taman ini juga dilengkapi dengan Telaga Ageng yang menjadi replica dari segara anak. Telaga Ageng dahulunya menjadi tempat permandian raja yang sekarang beralih fungsi menjadi kolam renang umum.

Salah satu daya tarik dari Taman Narmada yaitu Balai Petirtaan, untuk masuk ke Balai Petirtaan wisataan diwajibkan untuk menggunakan selendang berwarna kuning. Balai Petirtaan ini termasuk kawasan suci, pasalnya mata air yang berasal dari Gunung Rinjani serta mempertemukan tiga sumber mata air yaitu Suranadi, Narmada dan Lingsar.

Selanjutnya tempat yang menjadi tempat wajib untuk dikunjungi yaitu Desa Sukarara. Desa yang berlokasi di Lombok Tengah ini menjadi wisata desa yang digemari oleh wisatawan.

Desa Sukarara

Desa Sukarara, Lombok Tengah, Indonesia

Desa Sukarara merupakan desa yang terkenal dengan pengrajin tenun, desa ini masih kental dengan adat dari Suku Sasak yang merupakan suku asli Lombok. Faktanya mahir menenun adalah syarat wajib untuk menikah, untuk dikatakan layak menikah gadis dari Desa Sukarara diwajibkan untuk pandai menenun. Selain adat dari Suku Sasak masih diterapkan di Desa Sukarara, jika kalian mengunjungi desa ini kalian masih dapat menjumpai rumah tradisional atau rumah adat khas Suku Sasak.

Menenun merupakan tradisi yang sudah mendarah daging di desa ini, selain kalian menjumpai warga asli dari Suku Sasak, kehidupan sehari dari masyarakat setempat serta kalian juga dapat berbelanja kain tenun dan belanjar kain tenun. Menyenangkan dapat belajar dan mengenal Suku Sukarara. Selain Desa Sukarara ada Desa Sade yang pada awalnya mungkin tak jauh berbeda dengan Desa Sukarara tetapi Desa Sade memiliki keunikan tersendiri.

Desa Sade

Desa Sade, Lombok Tengah,Indonesia

Desa Sade yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat sebagai Desa Wisata pada tahun 1989 ini terletak diwilayah Rembitan, Lombok Tengah. Desa Sade cukup unik selain penduduknya masih menjalani hidup dengan norma adat suku Sasak, desa ini juga tidak terpengaruh oleh arus modernisasi. Jika kalian berkunjung ke Desa Sade, kalian akan menjumpai pengrajin tenun serta bangunan-bangunan atau rumah adat khas Suku Sasak dengan fungsi yang beragam. Terdapat beberapa jenis dari rumah-rumah tersebut seperti Bale Tani, Bali Bonter, dan Bale Kodong. Beberapa dari rumah tersebut memiliki fungsi, salah satu fungsi nya itu untuk menahan gempa. Jangan heran kalau kalian mampir kesalah satu rumah penduduk, faktanya mereka menggunakan kotoran kerbau/sapi untuk dilumuri di lantai rumah dengan tujuan untuk mencegah serangga seperti nyamuk untuk masuk ke dalam rumah, serta bertujuan untuk menguatkan lantai dan membersihkan lantai dari debu-debu yang menempel.

Di Desa Sade, kamu akan dihibur dengan atraksi budaya berupa tarian cupak gerantang, tarian presean serta permainan alat music tradisional berupa gendang beleq. Akan tetapi atraksi budaya ini tak dilakukan setiap saat, hanya pada waktu tertentu. Destinasi yang tak kalah wajib untuk dikunjungi dan menjadi pantai yang terkenal di Lombok yaitu Pantai Pink.

Pantai Pink

Pantai Tangsi/ Pantai Pink, Lombok Timur, Indonesia

Pantai Tangsi atau lebih dikenal dengan pantai pink memiliki keindahan yang luar biasa, membuat wisatawan yang datang tercengang akan keindahannya. Pantai yang berwarna merah muda atau pink ini nyatanya dihasilkan dari pasir yang tercampur baru kecil-kecil berwarna pink. Pantai ini cukup unik dan menarik hati wisatawan, pantai pink ini disebut-sebut sebagai pantai yang instagramable dikarenakan pasir pink dan air jernihnya. Jarak tempuh yang lumayan jauh dan memakan waktu kurang lebih 4 jam dari Mataram tak membuat wisatawan berhenti untuk mengunjungi pantai ini. Dan pantai  yang tak kalah menariknya di Lombok yaitu Pantai Kuta.

Pantai Kuta

Pantai Kuta, Lombok Tengah, Indonesia

Kalau kalian sering mendengar bahwa Pantai Kuta di Bali, makanya kalian harus tahu bahwa di Lombok juga ada Pantai Kuta. Banyak yang tidak tahu bahwa di Lombok juga memiliki pantai yang tak kalah indah dengan Pantai Kuta. Jangan lupa untuk menjelajahi keindahan bawah laut saat anda berada di Pantai Kuta, banyak turis yang datang hanya untuk snorkeling. Tips untuk ke Pantai Kuta, jangan meninggalkan sampah saat di pantai ini. Jika kalian mempunyai waktu lebih dan ingin wisata yang lebih menantang, kalian dapat mengunjungi Gunung Rinjani.

Gunung Rinjani

Gunung Rinjani, Lombok Timur, Indonesia

Gunung rinjani merupakan gunung yang menjadi pusat semesta tata ruang, masyarakat setempat mempercaya bahwa Gunung Rinjani merupakan pelindung dari Pulau Lombok. Jika kalian ada tujuan untuk mendaki Gunung Rinjani, masyarakat sekita mempercayai untuk para pendaki tidak menyebutkan dan menghindari beberapa nama hewan yang tidak hidup di gunung seperti Jojak Lendang (Kambing), Dedupak (Kerbau), dan Cecakar (ayam). Gunung Rinjani dipandang oleh masyarakat setempat sebagai tempat keramat yang dimana banyak makhluk halus seperti para jin tinggal disana.

Disisi lain, Gunung Rinjani menjadi tempat habitat para tanaman dan terdapat lebih dari 500 spesies tanaman endemik ada disana. Gunung Rinjani memiliki salah satu danau vulkanik terbesar di dunia. Tak heran, banyak pendaki turis mancanegara datang untuk mendaki Gunung Rinjani.

Banyaknya destinasi di Lombok yang dapat didatangi untuk liburan, bahkan untuk pilihan liburan dengan wisata syariah atau halal. Jika kalian ingin liburan di Lombok tak usah khawatir dengan sesuatu yang tak halal, karena Lombok telah siap untuk wisata syariah atau halal sejak tahun 2015. Selamat berlibur dengan Halal sahabat muslimin dan muslimah!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: